AIU Comic: Studio Yang Membuat Marvel Kepincut

Siapa tidak kenal Marvel? Salah satu studio komik terbesar di dunia yang telah banyak menerbitkan karya-karya terbaik baik dalam bentuk orginalnya yaitu komik yang juga telah diadopsi ke dalam berbagai bentuk produk transmedia seperti game, film, dan mainan.

Besarnya nama Marvel ternyata tidak terlepas dari tangan-tangan kreatif para artis dari seluruh dunia. Sudah menjadi rahasia umum jika ternyata studio sekelas Marvel atau DC pun sering “membeli gambar” dari para artis yang tinggal seluruh penjuru dunia.

Yang menjadi incaran mereka adalah para penciller. Atau orang-orang yang pertama kali menorehkan gambar sketsa di atas kertas putih. Sisanya, para inker yang bertugas menebalkan dengan tinta, colorist yang bertugas mewarnai gambar dengan software atau sisanya yang menyisipkan dialog dan special effect, relatif lebih mudah untuk di sewa.

Jumlah para artis digital seperti mereka cukup banyak, namun para penciller sangatlah langka.

13516536_10206848440431359_7863311027173781196_n

 

AIU Comic adalah salah satu dari sekian banyak studio komik di Indonesia yang memahami peta kebutuhan market komik dunia. Studio yang didirikan oleh Muhammad Iqbal alias Iboy itu paham betul jika mereka bisa memberikan supply gambar yang cukup bagi beberapa studio komik besar, maka secara otomatis mereka akan dapat bertahan hidup.

Dan itu baru awalnya saja.

Sampai sebuah insiden kecil di Comic Con Dubai tahun 2015 mengubah segalanya. AIU Comic yang saat itu tengah melakukan aliansi dengan salah satu penerbit komik Dubai kedatangan perwakilan Marvel Asia Pasifik yang tertarik dengan salah satu IP yang dikembangkan. Tidak tanggung-tanggung mereka memberikan tawaran yang fantastis untuk membeli lisensi IP tersebut.

Nilainya di atas 10 juta USD. Gila kan?

11088075_1571887533083647_4858167628979531097_n

Sayangnya, karena telah terikat kontrak, IP yang membuat Marvel sampai kepincut itu tak bisa dijual. Meski konon kabarnya, beberapa hari pasca pameran pihak AIU masih dihubungi oleh Marvel perihal alih lisensi tersebut.

Well, terlepas dari transaksi yang pada akhirnya tidak terjadi namun kejadian itu telah memberikan satu pelajaran berharga.

Bahwa selain dari kekayaan alamnya, Indonesia ternyata masih punya sumber daya lain yang membuat seluruh negara di dunia tergila-gila.

Manusia Kreatif.

13344713_817811461684742_1523581634187667060_n

Di jaman transisi ekonomi ke-4 yaitu ekonomi kreatif, Indonesia ternyata juga merupakan surganya para penciller handal yang menjadi incaran studio-studio komik dunia. Sudah berapa kali anda mendengar jika komik-komik berlabel mahal dengan merk-merk terkenal itu ternyata digambar oleh orang Indonesia yang tinggal di sebuah desa antah berantah.

Orang-orang Indonesia itu hebat-hebat. Kemampuan artisik dan daya seni kita tidak kalah, bahkan mungkin jauh melebihi orang-orang di luar negeri sana.

Perbedaannya hanya terletak pada masalah label, masalah promosi dan masalah royalti.

Karena pada intinya Indonesia punya kemampuan itu. Komik Indonesia sangat-sangat berpotensi besar untuk bisa mendunia.

Dan AIU Comic sedang memulainya.

12718094_1702857536653312_1379958599080514252_n

Comic Con Dubai 2016 menjadi ajang pembuktian yang lain jika studio kecil yang dihuni oleh segelentir anak-anak muda ambisius itu bisa membuktikan prestasi mereka di ajang internasional. Hanya soal waktu sampai mereka membuka The Big Hit Project AIU Comic yang akan dimulai pada awal tahun 2017.

Sebuah proyek komik ambisius yang akan mengubah wajah dunia komik Indonesia untuk selamanya. Mimpi itu besar dan tantangannya nyata. Namun pengalaman di masa lalu membuktikan jika mimpi itu bukan mustahil untuk diwujudkan.

Hitungan mundur menuju tahun 2017 telah dimulai. Dan AIU Comic mengajak para artis handal untuk bergabung dalam proyek besarnya.

14581584_1780812635524468_2271723442966385468_n

Anda tertarik?

(Visited 88 times, 6 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares