Apa itu algoritma?

Algoritma adalah sebuah metode dalam menjabarkan rangkaian terbatas untuk melakukan suatu fungsi yang didefinisikan ke dalam instruksi-instruksi khusus. Pusing bacanya? Sama. Saya juga yang nulisnya pusing kok.

Apa itu algoritma
Apa itu algoritma
Apa itu algoritma
Apa itu algoritma
Apa itu algoritma

Ada banyak definisi algoritma dari berbagai ahli dan pakar, namun secara sederhana algoritma bisa dikatakan sebagai langkah-langkah sistematis untuk melakukan sesuatu. Cara sederhana untuk memahami algoritma adalah dengan memahami filosofi kopi sachet.

Anda pernah minum kopi sachet? Coba perhatikan rangkaian dari langkah-langkah berikut:

1. Ambil satu sachet kopi, minum, aduk, tuang air panas, masukkan isi sachet ke dalam gelas dan buka sachet. Aneh? Banget. Dalam algoritma urutan itu sangat penting. Jadi jangan kebalik-balik.

2. Ambil satu sachet kopi, buka sachet, masukkan isi sachet ke dalam gelas, tuang air panas, aduk, tunggu sampai airnya rada hangat baru minum. Oke. Algoritma ini sudah cukup benar. Meski masih ada 1 hal yang ganjil. “Aduk” nya pakai apa? Sendok? Jari? Atau bungkus sachet nya sendiri?

Saya pernah mengajar seorang programmer pemula dan dia kaget saat kesalahannya hanya gara-gara terbalik menempatkan baris. Dengan polosnya dia berkata:

“Oh, beda baris itu pengaruh ya?”

Kalau saya balik tanya “masukkan isi sachet ke dalam gelas dan buka sachet” atau “buka sachet baru masukkan isinya ke dalam gelas?” Paham? Jadi ya. Dalam algoritma urutan langkah serta mendefinisikan sesuatu dengan detil teramat sangat penting.

Di dalam dunia pemrograman, algoritma digunakan sebagai dasar dalam perancangan sebuah software atau perangkat lunak. Dan karena merancang software itu adalah sebuah pekerjaan yang sulit yang meskipun bisa dibuat oleh satu orang, biasanya mah dikerjakan oleh tim yang terdiri dari beberapa orang, sehingga diperlukan suatu cara untuk melakukan standarisasi sebuah rancangan algoritma.

Supaya apa? Supaya semua anggota tim memiliki persepsi yang sama tentang langkah-langkah yang harus dikerjakan sebelum mengubahnya ke dalam bentuk pemrograman.

Gampangnya, apa yang akan anda lakukan kalau saya beri instruksi seperti ini:

Instruksi: Bagian ini diberikan ke situ, terus yang ini diambil, dibagi jadi dua, terus yang ini pindahin ke sini, yang itu pindahin ke situ.

Nah, bingung kan? Gimana bisa kerja sama tim kalau ngasih tahu algoritmanya aja bingung. Jadi standar dalam algoritma itu penting. Nggak perlu persis 100% sama, yang penting persepsinya nggak jauh beda.

Berikut adalah beberapa algoritma untuk pembuatan kasus yang sama yaitu proses memasukan data mahasiswa:

Contoh 1

Siapkan koneksi database

Tampilkan form inputan untuk data Mahasiswa

Baca inputan dari user (NIM, Nama, Kelas, Jurusan)

Periksa data terlebih dahulu

Jika NIM sudah ada tampilkan kotak dialog “Sudah ada”

Jika tidak buat Insert Query masukkan ke tabel mhs

Eksekusi query kemudian tampilkan kotak dialog “Pemasukan data sukses”

Contoh 2

Activate db_connection

Show form Data Mahasiwa

Read (dataMhs)

if (Find Exists (dataMhs)) then

begin

ShowDialog(“Sudah Ada”)

else begin

InsertData(dataMhs)

ShowDialog(“Pemasukan data sukses”)

end

Dari kedua contoh di atas, kedua-duanya “benar”. Masing-masing menunjukkan langkah yang sama untuk memasukan data. Namun khusus untuk perancangan software sangat disarankan untuk membuat algoritma yang mendekati bahasa pemrograman (biasanya Pascal/C).

Kenapa? Karena jika sebuah algoritma sudah mendekati bahasa pemrograman proses konversi dari algoritma menjadi “coding beneran” bisa menjadi sangat singkat.

Sebagai penutup, saya berikan sebuah contoh menarik untuk anda.

imedia9-rumus

Oke. Jangan pusing dengan angka-angka, rumus atau persamaan yang ada. Cukup anda perhatikan jika persamaan aljabar ini diselesaikan dari ATAS ke BAWAH secara BERURUTAN. Ingat-ingat kembali saat anda mengerjaan persamaan linear atau trigonometri, secara tidak sadar, saat anda menulis anda pasti menulis berurutan pula bukan?

Nah seperti itulah algoritma. Langkah-langkahnya sistematis, berurutan dan bertujuan untuk menemukan sebuah solusi. Persis seperti aljabar. Dan ngomong-ngomong Aljabar, istilah Algoritma diambil dari nama seorang pakar aljabar muslim yang bernama Al Khawarizmi. Orang barat memanggilnya (Algorithm).

apa itu algoritma

 

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares