Belajar Xamarin Membuat Aplikasi Android

Belajar Xamarin
Belajar Xamarin
Belajar Xamarin
Belajar Xamarin
Belajar Xamarin

Apa itu Xamarin? Xamarin adalah sebuah software development tool yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi mobile berbasis android, ios dan windows phone. One solution for all begitulah kira-kira.

Xamarin

Berbeda dengan Android Studio yang gratis, pada awalnya Xamarin dirilis sebagai software berbayar. Baru pada tahun 2013, sejak bergabung dengan Visual Studio, Xamarin pun mengeluarkan versi gratisnya – tepatnya dibundle dengan Visual Studio Community Edition yang juga gratis.

Anda bisa mendapatkan Visual Studio Community Edition di sini: Visual Studio Community Edition

Harap ingat saja, anda membutuhkan harddisk yang cukup lega (sekitar 9 GB) untuk bisa menginstall Visual Studio + dukungan Xamarin dan koneksi internet yang lancar jaya.

Secara umum, proses pembuatan aplikasi mobile di Xamarin tidak terlalu jauh berbeda dengan Android Studio. Perbedaan mendasar hanya terletak pada script Java yang lebih ‘rapi’ (karena berbasis set dan get untuk sebuah assignmnet) dan C# yang lebih ‘singkat’ (karena berbasis property ).

Maksudnya seperti apa? Silahkan simak penjelasan di bawah ini.

Oh ya, artikel ini menggunakan Visual Studio Community Edition 2015. Jadi bila anda menggunakan versi yang berbeda silahkan disesuaikan saja.

xamlo

Langkah pertama jalankan Visual Studio dan buat sebuah aplikasi barudengan cara klik menu File > New > Project

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 01

Pada kotak dialog New Project anda pilih saja Blank App (Android) kemudian sesuaikan nama File dan lokasi file project pada komputer anda dan klik OK.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 02

Untuk pertama kali, biasanya anda akan di sambit… eh, di sambut dengan screen Get started with Xamarin. Cuekin sajalah ya. Kecuali anda ingin mempelajari lebih jauh soal Xamarin.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 03

Langkah yang umum dilakukan adalah mengatur Properties project. Anda bisa klik Properties di panel Solustion(sebelah kanan). Usahakan, isi atribut Target Android Version dengan versi android yang rada kecil. Mengapa? Agar aplikasi anda bisa dijalankan di sebagian besar gadget android. Toh, nggak semua orang punya gadget terbaru bukan?

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 04

Manifest: AndroidManifest.xml

Karena sama-sama aplikasi Android, project anda pun memiliki yang namanya Android Manifest. File ini digunakan untuk mengatur seluruh Activity yang digunakan pada aplikasi anda. Xamarin memiliki 2 versi untuk menampilkan file  Android Manifest. Yang pertama dalam bentuk form seperti ini.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 05

Dan yang kedua, dalam bentuk tampilan klasik khas file *.xml

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 06

Seperti halnya dalam Android Studio, sebuah Activity dalam Xamarin juga terdiri dari 2 file. Bagi anda yang belum pernah membaca atau penasaran dengan ‘pola’ Android Studio dalam membuat aplikasi dapat membacanya di artikel berikut:

Belajar Membuat Aplikasi Android Menggunakan Android Studio

Desain: Main.axml

File Main.axml bisa anda akses melalui folder Resources\layout\Main.axml. Tab ini akan menampilkan sebuah mock-up handphone yang bisa menjadi acuan anda dalam membuat aplikasi android. Di bagian kiri, terdapat panel toolbox yang berisi berbagai widget yang bisa anda drag drop langsung ke dalam View (layar desain handphone).

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 18

Script: MainActivity.cs

File MainActivity.cs bisa anda akses melalui panel Solution. Cari saja file yang paling bawah. Tab ini berisi script yang akan digunakan untuk melakukan interaksi dengan user. Seperti halnya dalam Android, file MainActivity.csdan Main.axml adalah sepasang file yang tidak terpisahkan satu sama lain. Mereka juga adalah pasangan Romeo dan Juliet.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 19

Langkah awal yang akan kita lakukan adalah mengecek apakah aplikasi ini jalan atau tidak. Lah? Kan belum ada apa-apanya? Baru Hello World doang ini?

Ya nggak apa-apa kan? Namanya juga ngetes.

Untuk melakukan pengujian anda cukup klik tombol Play berwarna hijau di bagian atas. Seperti halnya pada Android Studio, pengujian bisa dilakukan menggunakan Gadget beneran atau Emulator. Saya sendiri telah menginstall Emulator Nexus 4.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 08

Anda sebenarnya bisa menginstall Emulator yang lain dengan menggunakan menu Manage Virtual Device. Tapi lagi-lagi koneksi internetnya mesti kenceng ya.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 09

Nah, jika tidak ada error, maka tampilan yang akan ditampilkan… err… hasil yang akan dihasilkan… yah, pokoknya gitu deh. Selamat! Anda baru saja berhasil membuat aplikasi android pertama anda menggunakan Xamarin. Tapi tutorial ini belum selesai.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 10

Bagaimana pun juga sebuah aplikasi android harus dapat dicompile menjadi sebuah file berekstensi *.apk sehingga bisa diinstall di gadget lain atau diupload ke Play Store.

Lalu bagaimana caranya membual-buil project di Xamarin menjadi sebuah APK?

Simak beberapa langkah singkat berikut:

Pertama, aktifkan Solution Configuration menjadi Release pada combobox kecil di sebelah atas.

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 20

Setelah itu, pilih menu Tools > Android > Publish Android App…

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 21

Pada kotak dialog Publish Android Application pilih Create New KeyStore

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 22

Setelah itu klik browse dan pilih lokasi penyimpanan key dan masukkan password

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 23

Tambahkan detail informasi soal KeyStore di panel Key Creation

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 24

Kemudian pilih lokasi file *.apk akan di build dan klik Create

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 25

Tunggu beberapa saat dan Ta-da! File *.apk anda sudah selesai. Anda bisa mencobanya dengan menginstall file tersebut di gadget anda sendiri. Gampang kan?

Tutorial Networks - Tutorial Xamarin Basic 26

Sekian tutorial sederhana ini. Sampai jumpa di tutorial saya selanjutnya.

Oh ya, anda juga bisa membaca beberapa tutorial mengenai pembuatan aplikasi android lainnya di sini.

(Visited 1,865 times, 39 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares