Click Square: Creative Community Hub Terbesar Di Indonesia

Besar, Mewah, Gratis. Tiga kata itulah yang terbersit di benak saya saat pertama kali mengunjungi Click Square yang terletak di jalan Naripan Bandung. Nomornya saya lupa. Tapi nggak penting juga sih nanyain nomornya. Karena begitu anda masuk jalan Naripan dan nemu bangunan segede gaban, nah, itulah Click Square.

Bangunan besar yang dulunya merupakan sebuah mal ini sekarang  dimiliki oleh tim manajemen baru yang memiliki konsep Sinergi Komunitas Kreatif Untuk Menghasilkan Karya Terbaik Bagi Indonesia. Sebelum artikel ini menjadi semakin subjektif, geje dan teu pararuguh, saya akan kupas sedikit mengenai Click Square. Maaf, kalimat barusan typo. Maksudnya, saya akan copas sedikit mengenai Click Square yang dicomot langsung dari sumbernya yang Insya Allah SAH.

Click Square adalah tempat berkumpul komunitas kreatif yang berisi fasilitas-fasilitas dengan teknologi tinggi yang dapat digunakan untuk menampilkan karya, menyalurkan ide-ide, hingga kolaborasi antar komunitas kreatif. Click Square dibangun dengan tujuan memberikan dukungan yang lebih untuk proses kreatif para kreator dan komunitas, agar karyanya dapat unggul di negeri sendiri dan dapat bersaing di dunia global.

Menjadi salah satu keberuntungan bagi Kota Bandung karena Click Square berdiri di tanah seluas 5.958 meter persegi, yang bertempat di Jalan Naripan No. 89 Bandung (aha, aya nomerna geuning di dieu!) .

Clicksquare diharapkan akan menjadi sebuah Creative Factory, yang akan melahirkan manusia-manusia kreatif Indonesia yang memiliki harga diri yang tinggi serta berakhlak mulia demi memajukan Bangsa Indonesia, yang bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu dan berbahasa satu yaitu Indonesia.

MERDEKA!

Kok suasananya jadi berasa kayak sumpah pemuda gini euy? Okelah. Pada intinya, Click Square BUKAN sebuah ‘mal biasa’ melainkan sebuah Creative Factory.

Antariksa Erlanda, CEO Click Square, menjelaskan jika Click Square memiliki visi untuk menjadi wadah bagi para komunitas dan pelaku Industri Kreatif untuk berkarya, dan berkolaborasi. Click Square juga berperan sebagai jembatan antara komunitas, talent, media dan investor untuk sama-sama membangun produk kreatif Indonesia.

“Selama ini komunitas kreatif banyak. Tetapi ketika ada calon investor atau buyer yang ingin menggunakan jasa komunitas kreatif, terkadang mereka bingung. Harus kemana dan menghubungi siapa. Sementara dari sisi komunitas kreatif, mereka tidak memiliki ruang yang tepat atau semacam etalase untuk memajang produk kreatifnya.

Baca juga:  Bangga! Prototype Avrego Mencuri Perhatian Triawan Munaf Di BEKRAF Game Prime 2017

“Atau bahkan komunitas kreatif tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk menghasilkan karya terbaik mereka. Gap inilah yang coba dijembatani oleh Click Square. Sehingga komunitas kreatif bisa terus berkarya dan berpromosi, dan para investor, buyer atau pengguna jasa kreatif akan dapat dengan mudah menemukan mereka. Click Square yang akan menjadi fasilitasnya. Semacam market place untuk industri kreatif lah,” jelasnya.

Visi yang dilontarkan oleh pria berusia 30an itu sontak membuat saya terkejut. Konsepnya gila bingit. Erlan bahkan memastikan jika lantai 2 Click Square akan dijadikan sebagai Co-Working Space bagi seluruh komunitas kreatif yang memenuhi persyaratan. Full facility, full AC, full internet dan fullus free alias gratis.

Wait? Whaaat! Serusan loh!

Jadi komunitas kreatif boleh menggunakan semua fasilitas yang bujubuneng mahalnya di Click Square secara cuma-cuma?

“Nggak gratis juga. Karena komunitas harus melakukan barter kreatif terhadap fasilitas tersebut dengan 4 jenis mata uang. Produk kreatif fisik, produk kreatif digital, performance kreatif dan workshop,” ujar Erlan sambil tersenyum penuh arti.

Maksudnya? Gini. Jadi setiap komunitas kreatif diijinkan untuk menggunakan seluruh fasilitas di Click Square secara gratis. Namun penggunaan fasilitas tersebut harus dikembalikan dalam bentuk kegiatan kreatif (dalam bentuk 4 mata uang ajaib tadi) yang diselenggarakan khusus di Click Square.

Dalam hal ini, karya TIDAK DIMILIKI oleh Click Square Creative Space melainkan tetap milik para kreatornya masing-masing. Click Square memberikan fasilitas berupa display yang megah sehingga karya-karya tersebut dapat dipromosikan dan dinikmati oleh masyarakat luas.

Untuk tahap awal, Click Square merencanakan akan merangkul sekitar 50 komunitas kreatif dari 15 subsektor Industri Kreatif untuk menempati co-working space segede gaban di lantai 2. Dan masing-masing komunitas harus mengadakan minimal 2 event sesuai dengan kegiatan rutin komunitas setiap bulannya.

Secara umum konsep ini merupakan simbiosis mutualisme yang sangat-sangat-sangat menguntungkan. Komunitas kreatif memiliki ruang dan fasilitas gratis untuk melaksanakan kegiatannya, dan Click Square akan mendapatkan multiple-value dari kenaikan jumlah visitor. Mekanisme ini dapat menjadi trigger terjadinya transaksi antar entitas yang masif dan signifikan secara finansial.

Baca juga:  Click Square: Illuminator Drawing Easy 2 Siap Digelar. Berani?

“Click Square berhak untuk mempromosikan setiap produk kreatif yang teman-teman hasilkan. Jika dikemudian hari terjadi transaksi besar yang membutuhkan kerja sama, dukungan dana atau semacamnya bisa dibicarakan dengan pihak manajemen. Termasuk jika ada sponsor dari pihak luar yang sudah menjalin kerja sama dengan salah satu komunitas dan ingin beriklan di Click Square, tenang itu semua bisa kita obrolin,” tambah kang Erlan sambil nyengir.

Kang Erlan lalu mengajak kami semua berkeliling dalam tur singkat untuk menunjukkan fasilitas apa saja yang telah disiapkan oleh Click Square khusus untuk komunitas kreatif.

Studio Audio dan Recording

Di sini anda bisa rekaman gratis. Serius! Saya nggak terlalu ngerti soal musik, namun perlengkapan audio yang digunakan memang bukan perlengkapan sembarangan. Bahkan drum yang digunakan merupakan Collection Edition yang hanya ada satu di Indonesia. Waduh, asa lebar euy nakolna. Teu nanaon ieu teh?

Mahalnya perlengkapan dan fasilitas ini membuat Click Square menempatkannya sebagai fasilitas Platinum yang hanya bisa digunakan oleh beberapa komunitas terpilih saja. Ada beberapa kriteria khusus yang perinciannya masih terus digodok sampai sekarang.

“Secara umum kita akan membagi komunitas kreatif menjadi 3 level yaitu Silver, Gold dan Platinum. Tujuannya bukan untuk membagi-bagi kasta, hanya saja fasilitas ini merupakan fasilitas bersama yang harus dijaga baik-baik. Kalau rusak kan sayang. Makanya, ada beberapa fasilitas Platinum yang hanya bisa digunakan oleh beberapa komunitas yang masuk ke dalam kriteria tersebut. Intinya sih, dukungan fasilitas akan mengikuti seiring dengan kualitas karya yang dihasilkan oleh komunitas tersebut,” jelas Erlan.

Oke, abaikan saja gambar di atas. Nggak penting.

Studio Video Editing, Game dan Animasi

Rasanya orang awam juga tahu kalau yang namanya ngedit video itu butuh komputer yang speknya dewa. Karena kalau PC nya lemot, jangankan untuk ngerender, ngedit layout sama ngatur-ngatur scene aja bisa setahun kelarnya. Dan Click Square memang nggak main-main soal komputer dengan spek dewa.

Ada satu studio khusus yang diperuntukkan bagi komunitas digital yang ingin berkarya dan membutuhkan fasilitas komputer kelas berat seperti membuat video, modeling atau animasi. Namun tentunya tidak semua komunitas  bisa menggunakan fasilitas super mewah ini. Ada beberapa kriteria dan rules yang harus dipenuhi sebelum dapat mencicipi nikmatnya bekerja dengan komputer ala raja.

Baca juga:  Click Square: Dari Komunitas, Oleh Komunitas, Untuk Komunitas!

Ngomong-ngomong, tangan saya langsung dan reflek ngetik ‘dxdiag’ cuma karena penasaran dengan daleman si pc. Dan ternyata… ruarr biasa. Sampe ngeri euy bacanya!

Saya jadi pengin main Solitaire dengan pc ini. Bakalan nge-lag nggak ya?

Training/Workshop Classroom 

Salah satu kegiatan komunitas kreatif yang cukup sering dilakukan dan sangat bermanfaat adalah sharing session. Kegiatan ini bisa dijadikan ajang silaturahmi sekaligus berbagi ilmu dan pengalaman dari para senior atau mereka yang telah lebih dulu berkecemplung di industri kreatif. Asa teu ngeunaheun euy kalimatna “berkecemplung”. Bae ah!

Click Square menyediakan fasilitas berupa class room yang bisa digunakan untuk menampung sampai 300 orang. Bila membutuhkan ruangan yang lebih kecil, anda bisa memodifikasi bagian sekat pemisahnya yang dinamis.

Selain fasilitas tersebut Click Square juga menyediakan Studio Green Screen untuk keperluan membuat film dengan efek khusus, Dark Room untuk mencuci foto ala jaman dulu, teknologi Video Mapping pertama di Asia, Augmented Reallity dan TV LED untuk berpromosi serta panggung besar dengan perlengkapan canggih setara dengan perlengkapan yang digunakan oleh Cold Play saat manggung di Australia.

“Saat Kahitna mau manggung di sini beberapa kali mereka konfirmasi ulang karena merasa sangat  ragu. Apakah benar Click Square memiliki semua perlengkapan audio yang mereka butuhkan?” gelak Erlan tertawa.

Terlepas dari segala perlengkapan mewah dan sadis yang disediakan oleh Click Square, satu hal yang justru lebih saya apresiasi secara mendalam adalah konsep kolaborasi komunitas kreatif yang digagas oleh Click Square. Karena nggak banyak ‘mal’ yang mau menyediakan tempat + fasilitasnya untuk keperluan dan kegiatan sebuah komunitas.

Saya yakin, visi yang luar biasa ini akan disambut hangat oleh seluruh komunitas kreatif bukan hanya di Bandung, tapi juga di seluruh Indonesia. Dengan adanya fasilitas super mewah dan ‘gratis’,  Click Square telah membantu menyediakan fasilitas untuk pengembangan produk kreatif.

Jadi mari berkarya teman-teman! Buktikan prestasimu dengan berkreasi untuk negeri.

Loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares