Drama Korea: Mana Yang Lebih Kamu Suka, Cerita Atau Soundtrack?

Sewaktu saya membaca opini @lezah di forum dramabeans tentang kecenderungan penonton drama korea, nalar saya ikut bergerak secara tidak sadar. Satu pertanyaan yang dilontarkannya terbilang simpel dan cenderung diabaikan namun sangat mendasar. Ketika kamu menonton film drama korea, mana hal yang lebih kamu sukai? Ceritanya atau lagunya?

Dalam drama korea, musik dapat menjadi sebuah simbol ingatan yang baik. OST drama yang bagus mungkin memang tidak bisa sepenuhnya menyelamatkan drama yang buruk, tapi mungkin bisa membuatnya menjadi sedikit lebih baik. Jika musik yang tepat dipasangkan dengan sebuah drama maka emosi yang dibangkitkan dan diekspresikan akan semakin kuat dan mendalam.

Pada tingkat yang lebih dalam dan lebih emosional, sebuah drama yang terasa jauh lebih baik jika saya juga bisa berhubungan dengan liriknya. Semakin dalam makna sebuah lagu masuk ke dalam ingatan, semakin mudah saya mengingat, dan semakin lama pula kesan drama itu meninggalkan jejak di dalam kepala saya.

Tapi bukan cuma OST saja yang berpengaruh. Musik latar belakang instrumental juga berperan penting dalam mengatur mood. Di Man to Man misalnya, musik latar yang tepat waktunya membuat pemandangan yang jauh lebih lucu.

Menurut saya hal paling ajaib tentang musik adalah adanya bahasa universal yang memungkinkan Anda berhubungan dengan karakter dalam sebuah cerita, terlepas dari bahasa atau hambatan budaya apa pun.

Saya sendiri nggak begitu paham bahasa korea, namun keterpaduan antara gambar, suara dan musik yang tepat menjadikan sebuah pengalaman yang lengkap. Bagaimanapun, drama hanyalah cerita dalam bentuk visual-cerita bagus adalah cerita yang membuat penonton merasa seperti berjalan di jalan karakter sendiri, dan musik yang menyertainya seperti sepasang sepatu yang memungkinkan kita melangkah Jalan setapak itu dan pahami karakternya dengan lebih baik.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares