Kabar Gembira! Death Note Kini Tersedia Dalam Versi Amerika!

Keren! Dashyat! Menakjubkan! Bagi anda yang gagal paham, tiga kata pembuka tersebut adalah ungkapan sarkasme. Sedikit berlebihan memang. Tapi mau bagaimana lagi? Yang jadi target kali soalnya adalah Death Note! Manga Death Note karya sang penulis Tsugumi Ohba dan digambar oleh Takeshi Obata.

Popularitas manga Death Note semakin mendunia saat dibuatkan versi layar lebarnya (pertama kali) pada tahun 2006. Salah satu faktor kesuksesannya adalah karena duel maut dan adu strategi antara sang pembunuh Light Yagami dan detektif L yang jenius divisualisasikan dengan sangat luar biasa. Beberapa bagian memang diubah dari alur manganya tapi tidak signifikan.

Secara umum, dua film perdana Death Note telah sukses mengangkat franchise ini yang bermula dari sebuah manga ke dalam film layar lebar. Efek samping kesuksesan Death Note mulai muncul saat film ke 3 yang berjudul L: Change The World dirilis. Namun film tersebut masih bisa dinikmati para penggemar Death Note karena selain ‘hanya’ merupakan spin off dari alur utama cerita Death Note, penonton diajak untuk mengenal sosok detektif L yang jenius.

Death Note mulai menjadi semakin geje saat dibuatkan versi serial televisinya pada tahun 2015. Meski masih dibuat dalam versi Jepang, namun ada banyak sekali cerita yang diubah dari versi manganya. Mungkin maksudnya sih inovasi, biar penonton yang pernah menonton film layar lebarnya ikut tertarik melihat film serinya.

Tapi untuk apa? Ngapain juga dibikin film serinya jika hanya untuk membuat versi alternatif dari seri yang sudah ada? Kan mumpung Death Note lagi terkenal dan banyak fansnya. Jleb! Oke deh. Terserah. Jujur, saya lebih suka dengan film terbaru Death Note: Light Up the New World yang dirilis tahun lalu.

Alih-alih memainkan tokoh Light Yagami dan L yang jelas-jelas sudah tewas di film kedua, film ini menampilkan tokoh-tokoh baru yang mengklaim dirinya sebagai penerus Kira dan L. Nah, itu jauh lebih make sense. Memang tidak seseru dua film perdananya, namun setidaknya film ini tidak mencoba untuk merusak ingatan saya soal film Death Note.

Dan efek samping film Death Note belum berhenti. Film Dragon Ball Evolution ini, eh… Death Note akhirnya, dengan resmi, sah, dan sesuai dengan peraturan dan tata perundangan yang berlaku dibuatkan dalam versi Amerika.

Ame siapa? Amerika.

Light Turner

You’re must be joking right? Nope. They’re not joking. Sayangnya. Mereka sangat serius. Saking seriusnya, kata kunci “Death Note 2017” menjadi salah satu kata kunci yang cukup heboh dalam beberapa minggu terakhir. Death Note versi Amerika? Anda bisa membayangkannya?

Why? Why? Why?

Kenapa Death Note harus ada versi Amerikanya? Kenapaaa? Kan mumpung Death Note lagi terkenal dan banyak fansnya. Jleb! Ada yang punya Death Note? Saya boleh pinjem dulu?

Secara pribadi, saya nggak suka dengan film ini. Baru ngeliat posternya aja udah nggak suka. Apalagi pas ngeliat trailernya. Saya pernah nonton film yang katanya horor Amerika. Jadi saya bisa membayangkan seperti apa nuansa horor & thriller yang coba disajikan dalam Death Note versi Amerika ini. Udah kebayang lah. Aksi berantem (mungkin). Kejar-kejaran. Jerit-jeritan. Banyak darah. Bunuh-bunuhan. Crot di mana-mana!

Detektif L

Menurut pendapat saya, Death Note bukanlah sebuah cerita yang membutuhkan banyak darah untuk membuatnya terlihat menjadi cerita yang menarik sekaligus seram. Ada lebih banyak trik dan strategi yang membuat cerita ini cenderung lebih mirip cerita detektif bernuansa horor-fantasi.

Tapi yah, selera setiap orang berbeda-beda. Saya rasa ada banyak sekali orang di luar sana yang justru sangat antusias dengan Death Note versi Amerika ini. Saya rasa ada banyak sekali penggemar Death Note yang bilang:

“OMG! Death Note versi Amerika! Ini pasti keren banget! Jauh lebih keren dari versi Jepangnya nih pasti!”

Atau mungkin ada juga yang bilang:

“Ini dia yang gue tunggu-tunggu! Death Note versi Amerika! Film ini udah gue tunggu-tunggu bahkan sebelum komiknya dibikin! Yeaaah!!”

Terus terang saya iri dengan anda. Semoga anda semua bahagia dan selamat menyaksikan film Death Note versi Amerika hanya di Netflix.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares