Keren! Animasi Alif Alya karya HHK Animation Academy Membanggakan Indonesia!

Animasi Alif dan Alya merupakan animasi edukasi anak Islami yang dibuat oleh tim animasi HHK Animation Academy. Saya sempat bertemu dengan tim mereka di Baros Animation Festival tahun 2016 silam. Secara umum animasi Alif dan Alya yang mereka buat ini sudah sangat layak untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

Cerita yang dibawakan ringan, lucu, masih ada kesan sedikit menggurui sih, apalagi ketika ada sosok ibu atau orang tua yang intervensi dalam kegiatan anak-anak, tapi nggak terlalu masalah. Karena sekali lagi, secara kualitas film ini sudah sangat layak untuk masuk dan ditayangkan di televisi Indonesia.

Sebagai sebuah validasi, HHK Animation juga telah merilis episode 1 dari seluruh serial animasi Alif Alya di channel resmi mereka. Bagi anda yang belum menonton silahkan simak video berikut.

Saya pribadi melihat jika film ini bisa menjadi langkah awal industri animasi Indonesia bangkit dan bersaing dengan negara lain. Tentu saja rasa optimis itu harus diimbangi dengan realisasi produksi filmnya sendiri. Dalam pameran kemarin, saya sempat menanyakan sedikit teknis soal pembuatan film ini.

Baca juga:  Cara Membuat Video Animasi dan Presentasi Dengan Powtoon

Khususnya malah durasi.

Berapa lama sih sebenarnya pembuatan film ini per episodenya? Berapa orang yang terlibat dan berapa banyak biaya produksi yang dibutuhkan. Saya tidak akan membeberkan seluruh detilnya di sini, namun ada satu hal yang bisa saya ungkap sebagai suatu acuan. Film ini dibuat dengan membutuhkan waktu rata-rata 3-4 bulan.

Itu waktu yang cukup lama.

Karena televisi sebagai media membutuhkan sebuah program yang bisa ditayangkan minimal 1 minggu satu kali. Jika kita lakukan kalkulasi sederhana itu artinya sebuah statsion televisi membutuhkan 52 episode per tahun. Okelah, kalau 52 episode terlalu banyak kurangi setengahnya menjadi 26 episode setahun. Masih terlalu banyak? Okelah, kurangi separuhnya menjadi 13 episode atau biasa disebut 1 season.

Baca juga:  Cara Membuat Video Animasi dan Presentasi Dengan Powtoon

Namanya juga 1 season alias 13 episode atau sekitar 3 bulan. Itu artinya dibutuhkan 1 episode siap tayang dalam waktu 1 minggu. Dengan durasi pembuatan 3-4 bulan, angka ini nggak akan terpenuhi. Lagian membuat animasi kan tidak seperti membuat sinetron yang kejar tayang.

Namun dari angka tersebut, ada satu hal besar yang perlu dicermati.

Jika untuk pembuatan 1 episode membutuhkan waktu 3-4 bulan maka butuh berapa bulan untuk bisa mencapai sedikitnya 13 episode?

Sehingga menurut saya, selain kualitas baik dari segi cerita dan teknik animasi, kecepatan dalam memenuhi kebutuhan market ini adalah kunci utama dari kesuksesan industri animasi di Indonesia.

Kalau ingin dibuat sederhananya, nggak apa-apa deh kualitas ancur juga, yang penting supply per episode lancar. Ntar kalau ekosistem sudah terbentuk, televisi mulai menyadari potensi besar animasi Indonesia, baru deh perlahan-lahan kualitas diperbaiki.

Atau kalau mau lebih ekstrim, sejak awal buatlah konsep film animasi yang global dan bisa dijual ke negara tetangga. Jadi budget produksi bisa sedikit tertutupi dengan hasil penjualan dari luar negeri. Seperti salah satu film animasi yang nge-tren banget di negara. Ada yang tahu Ipin Upin?

Baca juga:  Cara Membuat Video Animasi dan Presentasi Dengan Powtoon

HHK Animation Academy sepertinya paham betul kesulitan memenuhi demand televisi tersebut. Sehingga mereka menggunakan strategi Transmedia, yang menurut saya sangat brilian, dalam membangun brand awareness mereka kepada masyarakat Indonesia.

AlifAlya1

Beberapa cuplikan pada film dikemas menjadi sebuah komik interaksi berbasis android yang dirilis di Play Store. HHK Animation Academy berhasil melakukan monetisasi bahkan sebelum film animasinya selesai secara keseluruhan. Untuk bisa bertahan di Industri Kreatif, memang harus dengan cara-cara yang kreatif pula.

Jadi nggak sabar melihat keseluruhan film animasi Alif dan Alya.

Bravo HHK Animation Academy! Jaya terus animasi Indonesia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares