Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 12 – Mugiwara & Kesederhanaan

Mungkin tulisan ini rada berat di teman-teman perempuan, tapi inilah alasan kenapa laki-laki sulit move on dari satu barang berharga yang dimilikinya. Pernahkah anda memakai setelan Kemeja Putih plus Jas Warisan Bapak Kalian?

Atau dengan tambahan bisikan pelan Beliau berkata, “Nak ini jas lusuh, dan sudah tua umurnya yang bapak pakai dlu saat menikahi emakmu” setelan baju itu dikeluarkannya dari kotak yang disimpan rapi dibawah lemari tempat dia menyimpan baju-baju mahal yang dia pakai untuk perjalanan bisnis.

Selang beberapa jam kemudian Emak memanggil kalian ke kamarnya, duduk di ranjang besar nan mahal melepas cincin kawin perak sederhana yang sudah sangat lama ada di jari manisnya sambil bilang, “Nak ini dulu dibeli bapakmu dengan menabung 6 Bulan gajinya setelah pulang dari merantau di hutan Kalimantan.”

Lalu dengan terharu dan rasa bangga, kalian ambil Kunci Mobil Pajero Sport kalian yang sudah menemani dari pertama kali kalian menjadi pengusaha muda dan menemui gadis pujaan kalian.

Oke move ke dunia OP ntar baper lu pada.

Mugiwara sebenarnya berarti Jerami, sedangkan Mugiwara-Boshi berarti topi jerami. Kenapa Luffy tidak diberi julukan Mugiwara Boshi Monkey D Luffy? Yah itu karena Oda suka dengan gaya simbolik sesuatu dan memplesetkan sesuatu, nama dewa Pluto aja diganti jadi pluton kok

Baca juga:  Romantisme One Piece (ROP) - Robin Bukan Untuk Zoro

Topi Jerami ini adalah warisan dari 3 Era Bajak Laut dan 3 Kapten Kapal Luar Biasa:

1. Gol D.Roger

Informasi ini bisa dilihat saat Rayleigh mengingat masa lalunya di Ep.523 Saat bersantai di dermaga, Ray didatangi seseorang yang memakai topi jerami dan mengajaknya menjadi First kru, bajak lautnya… Anehnya saat Gol D Roger jadi Raja Bajak Laut, beliau sudah tidak memakai topi ini lagi, kapan itu diwariskan kepada Shank? Belum dibocorin sama Oda… Tapi yang saya suka adalah waktu Ray berkata: “Kami mungkin tidak bisa melanjutkannya tapi Luffy terlihat cocok dengan topi itu” berdebar-debar rasanya. Apa keistimewaan topi ini ya?

2. Yonko Shank

Shank adalah kru magang di Ora Jackson Kapalnya Raja Bajak Laut, sebelum k Desa Fusia tempat masa kecil Luffy, Shank sudah di akui sebagai pendatang baru yang hebat oleh Shirohige, Rayleigh, dan marine. Topi ini sempat menjadi Identitas Shank di GrandLine terbukti saat Shirohige dan Rayleigh menanyakan kemana Topi itu dan musuh bagaimana yang bisa menebas lengan kiri Shank, ckckck.

Baca juga:  Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 3 - Ayah

Saya ga ingat dengan pasti, tapi Shank menjelaskan kalau dia menitipkan Topi itu kepada seorang anak di East Blue, karena kata-kata yang dia ucapkan sama persis dengan yang Kapten Roger katakan dulu. Apa kata2 mereka yang sama itu masih misteri.

Kalau tangan doank mah malah dijawab lebih santai lagi sama Shank, dia bilang kalau itu dia pertaruhkan untuk “Era Baru” maksudnya generasi Luffy dan Supernova. Terbukti setelah comeback ke Grandline Shank malah sudah sejajar dengan Shirohige dan diakui sebagai salah satu dari 4 kaisar laut… Gilak… Brilian…

3.Luffy

Shank pernah berkata – Jadilah bajak laut yang hebat, lalu kembalikan Topi ini padaku – ini amanah atau tantangan ya? Yang pasti Luffy menangis sebocah-bocahnya dibalik topi itu. Dia selalu mengaggap Shank adalah pahlawannya dan Kru Shank adalah teman-temannya. Ingat arc Arlong Park?

Saat Luffy menitipkan harta paling berharga… adalah keluarga(malah nyanyi)… Eh bukan maksudnya Saat Luffy menitipkan Topinya pada Nami? Beh… Tuh topi lecet dibuat Buggy aja, Nasib Buggy jadi apes banget di Gomu-Gomu no Bazoka sama Luffy dan jadi kerdil untuk beberapa waktu… Sebegitu berharganya topi ini karena sudah menjadi identitas Luffy, bahkan jadi Identitas dari Jolly Roger(bendera bajak laut) mereka.

Baca juga:  Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 6 - Janji Luffy

Apakah Luffy akan mengembalikan Topi itu pada Shank? Pada moment apa? Seperti apa bangganya Shank saat menerima topi itu. Atau mungkin topi ini malah akan diserahkan pada generasi baru setelah Luffy?

Coba temen-teman buka google deh coba cari “Harga topi jerami, Luffy, mugiwara apapunlah” ternyata harganya hanya “Rp 50.000,-” yah walau bagi anak kost itu udah bisa beli Indomie 20 bungkus dan hidup 7 hari. Hahahhaa

Tapi Intinya banyak hal berharga di dunia ini yang muncul dari kesederhanaan. Nebengin gebetan pakai mobil, sama mayungin gebetan walaupun bahu kiri kita basah semua itu beda rasanya. Di traktir Makanan PDKT-an Sepuasnya di Restoran FastFood dengan dibuatin 1 cangkir hot Coco (coklat panas) dipuncak gunung Lawu yang dingin juga beda rasanya.

Begitu pula jika nanti aku meminangnya hanya dengan cincin perak sederhana Ibuku, semoga dia tetap menerimanya, karena nilai History selalu lebih berharga dari nilai Ekonomi.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares