Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 17 – Diakui Bukan Mengakui!

Gol D Roger itu Raja Bajak Laut, tapi bukan Raja Bajak Laut yang ngaku-ngaku, aku ganteng loh; Aku kaya loh; Aku punya kapal bagus loh; Aku punya banyak anak buah loh; Aku kuat loh; Bukaaannn! ROGER BUKAN BOCAH umur 4 tahun. Seluruh karakter di OP menghormatinya, pun demikian para fans OP yang sampai saat ini masih terus ramai berdiskusi siapa dan apa kekuatan sebenarnya Raja Bajak Laut ini.

Ingat kan kalau Saingan sesama bajak laut Roger, si kapten Shirohige itu bahkan tidak ingin merebut tahta Raja Bajak Laut selepas Roger dieksekusi marine? Itu lawan loh! Ingat pula saat Roger menitipkan anaknya pada Monkey D Garp yang jadi pahlawan marine untuk merawatnya dengan keyakinan penuh kalau Garp akan menjaga anaknya itu! Dan Yup kita tau kalau Garp menjaga Ace… Bahkan sampai ajalnya Ace…

Baca juga:  Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 5 - Sosial Politik

Roger juga begitu dicintai oleh teman-temannya di kapal, Ray yang setia disampingnya, Shank dan Buggy yang percaya penuh dengan kapten, Cronos yang berusaha sekuat tenaga untuk Menyembuhkan penyakit sikapten dan banyak lagi…

Itu semua karena Roger keren…

Ini pengakuan pak tani ini loh… Bukan Roger ngaku-ngaku keren. Sebelum menyerahkan dirinya kepada marine, Roger mendatangi sahabatnya Rayleigh dan bilang kalau dia mau menyerahkan diri, mereka berpisah dengan kata-kata yang keren… “Aku tidak akan mati kawan”.

BOOM!

Seandainya dulu mantan ngomong gitu kesaya, mungkin tak kan ada kata pisah diantara kita. Eeeaaaa!

Back to topic. Kerennya lagi Roger mati dengan tersenyum sambil mengucapkan kata-kata terakhir yang menggerakkan dunia masuk ke jaman yang baru. Kata-kata pembakar semangat Roger ini sama persis bobotnya dengan “Merdeka atau Mati”, “NKRI harga mati”, “Merdeka Bung! Merdeka!”

Baca juga:  Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 10 - Kebebasan!

Ingat ya membakar semangat! Kalau kata-kata “kita udah gak satu prinsip”, “kayaknya ada yang mulai bosan diantara kita” atau “kamu mulai berubah” itu semua bukan membakar semangat tapi yah jawab sendiri lah…

Jadi…kan ini… Perpisa…han yang ter…manis… Yang Indah dalam hidupku… Sepanjang waktu…
Se…mua bera…khir… Oke skip… Malah nyanyi… Baca woy… Baca…

Sehebat apapun kasih sayang seorang wanita padaku kelak dimasa depan, entah kenapa wanita yang selalu aku rindukan tetap sosok emak itu karena emak ga pernah bilang dia cantek, ga pernah ngaku-ngaku masakannya enak, ga pernah pengen dipuji karena ngebuat aku bisa sekolah tinggi, ga bilang kalau nasi kotak yang dia bawa dari pesta itu sebenarnya adalah jatah makan dia dan diberikan untuk kita.

Baca juga:  Romantisme One Piece (ROP) - Robin Bukan Untuk Zoro

Tapi apapun itu Mak, aku mengakui mu, sama seperti aku mengakui Gol D Roger!

Mamak tau Gol D Roger? Itu Tukang Ojek depan perempatan ya?
Ya elah Mak! Bukan itu namanya kang Toger! Makanya nonton One Piece Mak!

Hiduplah untuk diakui bukan mengakui!

Loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares