Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 19 – Ussop & Kesetiaan

Ussop adalah kru yang paling lemah kata Oda melalui forum SBS. karakternya yang pembohong itu menjadi ciri khas Ussop. Selain karakter itu, ternyata ussop orang yang sangat setia loh, yah walaupun sejauh ini kita tau kalau kru yang pertama kali minta keluar SHP adalah Ussop. Tapi bukankah sebuah kesetiaan yang besar menghasilkan pengorbanan yang besar pula?

Ussop menantang Luffy duel karena sang kapten mengambil keputusan untuk mengganti Going Merry dengan kapal baru. Bayanginnya gini loh… Kamu dapat benda yang bagus banget dari gebetan mu, yah orang yang kamu cintai banget lah… Nah setelah banyak kisah dengan benda itu dan merawatnya ternyata akhirnya benda itu rusak karena umur, bisakah engkau membuangnya ke tong sampah begitu saja?…

Hm… Jujur pada arc ini saya sendiri respect dengan karakter Ussop ini loh… Yah ga semudah itulah menggantikan sesuatu.

Baca juga:  Romantisme One Piece (ROP) - Robin Bukan Untuk Zoro

Ussop memperbaiki kapal Going Merry kalau kapal ini mengalami kerusakan, padahal dia ga punya skill apapun untuk reparasi (perbaikan) kapal loh! Going Merry compang-camping kayak gitu tetap aja Ussop selalu setia memperbaikinya. Ussop rela berkorban buat keluar dari kru mugiwara, melawan kaptennya sendiri yang jauh lebih kuat dan memilih pisah dengan Nami, Zoro, Sanji, Robin, bahkan Chopper hanya untuk membuktikan kesetiaannya pada Going Merry.

Apa balasan Merry? yah kita semua pasti terharu juga pada arc itu… Btw ini arc yang bikin saya nangis di manga ini. Merry melakukan tugas terakhirnya dengan sisa kekuatannya, walaupun benar2 sudah reot dan tua banget, rusak dimana2 Going Mampu membuktikan dirinya, kalau dia adalah bagian dari Kru bajak laut Mugiwara, jujur waktu Ussop bilang ” lompat ke laut sekarang, kita masih punya satu kru lagi! Percayalah!

Baca juga:  Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 13 - Mengajar & Belajar

Saya merinding terharu loh.

Luffy dan Kru respect dengan perjuangan Going Merry sampai akhirnya kembali memohon agar Merry tetap bisa jadi kru mereka dan menemani perjalanan selanjutnya, tapi apa mau dikata, kita yang ga tau apapun tentang kapal kalau melihat Merry aja udah patah dua bagian gitu tau kalau itu hal yang mustahil kan?

Maafkan aku…. Maaf karena aku tidak cukup kuat untuk mengantarkan kalian mewujudkan mimpi kalian semua, terima kasih sudah mencintai aku selama ini… Terima kasih semuanya….”

Merry yang dikubur dalam upacara pemakaman kapal ala bangsa Viking itu mengeluarkan kata-kata perpisahan yang akhirnya sampai sekarang melegenda ditelinga kita, seakan-akan dia hidup dan selalu mengingatkan kita untuk menjaga sesuatu dengan baik.

Baca juga:  Petani Pecinta One Piece (PPOP): Part 12 - Mugiwara & Kesederhanaan

Luffy sebagai kapten pun meminta maaf pada Merry ” Tidak Merry… Tidak… Kami yang meminta maaf, maaf karena tidak bisa menjagamu dan hanya merusak mu, maaf karena membuatmu menderita seperti ini”… Seandainya ussop ga dalam topeng sogeking… Saya ga bisa bayangin sepecah apa air matanya…

Walaupun dibalik topeng itu dia tetap menangis kok!

Jangan pernah menguji kesetiaan siapapun, atau bahkan meremehkan kesetiaan siapapun, karena kita tidak pernah tau apa yang sudah mereka lalui sampai ada pada titik itu. Kesetiaan itu lembut dan sederhana, sama sekali tak ingin hal baru yang lebih mewah dari pada apa yang dimilikinya saat ini.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares