Warner Bros “Galau” Untuk Membuat Wonder Woman Sequel?

Warner Bros kelihatannya tidak terlalu tertarik untuk membuat Wonder Woman Sequel. Sejak awal pembuatan Justice League, fokus utama mereka hanya untuk membuat franchise yang bisa menandingi The Avengersnya Marvel. Hanya itu. Sialnya, dalam beberapa kali debut, film yang mereka buat selalu ‘jeblok’ di pasaran, dalam arti menuai kritik yang buruk meski tetap menguntungkan secara finansial.

Wonder Woman adalah sebuah anomali. Pihak Warner Bros ‘terkesan’ tidak terlalu perduli dengan kisah Wonder Woman dan hanya membutuhkannya sebagai kepingan puzzle untuk melengkapi mega proyek mereka: Justice League. Hal ini terbukti dari Patty Jenkins, yang merupakan sutradara Wonder Woman, hanya ditawari 1 buah kontrak untuk film pertama saja.

Baca juga:  Review Wonder Woman: Film Superhero Penyelamat DC

Kasarnya nih, “Eh, mbak. Lu tolong bikinin film Wonder Woman ya, abis itu udahan. Lu gue end!”

Siapa sangka? Film ‘cuma’ Wonder Woman ini malah sukses luar biasa. Mulai dari mendapatkan respon super positif dari para kritikus film (92% di Rotten Tomatoes) sampai memecahkan rekor box office di minggu pertama sebesar $103 juta yang sangat fantastis.

Para fans, sejujurnya, tidak terlalu perduli dengan angka-angka statistik ini. Mereka hanya menilai jika film Wonder Woman adalah film super hero wanita yang seru, menyenangkan, mengharukan dan sangat layak untuk ditonton sebagai sebuah film keluarga. Dan hal ini, sudah cukup bagi mereka untuk berkata:

“We Want Wonder Woman Sequel!!”

Baca juga:  Gila! Wonderwoman Dikeroyok Superman, Dr. Strange, Ironman, Wolverine dan Deadpool!

Nah, kalau sudah begini kan, giliran Warner Bros yang kalang kabut. Dalam 2 tahun terakhir, fokus utama mereka hanyalah Justice League dan Justice League Dark. Kalau pun ada superhero wanita lain yang ingin dibuat mungkin adalah Bat Girl. Sisanya, adalah para superhero anggota Justice League seperti Aquaman dan Cyborg.

Sementara Wonder Woman Sequel? Sama sekali belum kepikiran. Dalam kondisi ini, posisi Jenkins sebenarnya berada di atas angin. Jika Jenkins dikontrak untuk membuat film sequel sebelum Wonder Woman tayang, mungkin posisi tawar pihak Warner Bros lebih tinggi.

Tapi sekarang, dengan fakta kesuksesan film Wonder Woman dan angka-angka statistik yang demikian fantasis, posisi Jenkins jauh di atas awan. Sehingga jika Warner Bros ingin menujuk kembali Jenkins sebagai sutradara, mungkin Jenkins bisa berkata: “Wani piro, Maaas?”

Baca juga:  Final Trailer Wonder Woman 2017 Dirilis!

Untungnya, Jenkins memang tertarik untuk kembali meneruskan kisah Diana. Apalagi sequel Wonder Woman ini merupakan film yang sangat penting karena merupakan asal mula sepak terjang Diana di Amerika. Sama-sama origin juga sebenarnya, tapi sudah berbeda seting dan penonton sudah tahu masa lalu Diana sebelumnya.

Belum ada informasi pasti tentang kelanjutan sequel Wonder Woman. Namun menurut Jenkins, besar kemungkinan sequelnya akan berseting di Amerika pada tahun 90-an. Jadi waktunya masih mundur dari franchise Justice League. Dan ini sangat menarik.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares